Beranda > Humaniora, Pendidikan > Knowledge Management

Knowledge Management

Knowledge Management(KM) mungkin barang “baru” bagi banyak kalangan, di dunia industry KM ini telah menjadi sesuatu yang sangat vital agar perusahaan menjadi survive dan sustainable dengan terus berinovasi. Modal penting berinovasi adalah tersedianya KM. Isu terbesar dari trend dunia setelah globalisasi adalah KM. Dunia industry menyebutnya sebagai Knowledge Based Business atau Knowledge Economy Driven.

Menurut Zack seorang Professor di sebuah University di US, agar sukses maka maka ada Gap yang harus dipenuhi antara “What we can do” dengan “What we must do”, tetapi jarang yang menyadari bahwa ada kaitan antara “What we can do” dengan “What we know”, antara “What we must do” dengan “What we must know”, oleh karena itu untuk menutupi atau menghilangkan Gap tersebut dengan cara memenuhi gap antara What we know dengan What we must know.

Itulah mengapa dibutuhkan Knowledge Management (KM). KM sendiri diawali dengan mendorong komunitas untuk berbagi (Knowlegde Sharing), baik dengan menuliskan apa yang ada di”Benak” (Tacit Knowldeg) mereka sampai mensubmit apa yang mereka punya untuk di submit ke dalam repository agar dapat dapat dinikmati oleh yang lain. Begitupula sebaliknya, komunitas praktisi juga harus dengan sukarela melakukan “Added Value” terhadap knowledge yang sudah di “submit” tersebut.

Wikipedia atau Pedia lainnya memang memiliki peran sebagai repository bagi knowledge, namun sebenarnya perlu ada repository khusus yang sifatnya local, bahkan dengan subject khusus misalnya matematika atau karakter dlsb. Tentunya harus ada Community of Practice yang merawat knowledge local tersebut.

Repository seperti wikipedia, jurnal, blogs dsbnya akan menjadi sumber dan resources bagi Community of Practice untuk nantinya difilter dan dikontekskan dengan subject dan kebutuhan pembelajaran bagi setiap subject (bahan mengajar) maupun level peserta belajar.

Ilustrasinya sebagai berikut :
Setiap anggota Community of Practice (CoPs) untuk Subject : Metode Pendidikan Karakter Anak, misalnya, akan dengan mudah berbagi knowledge dengan mensubmit artikel atau journal atau ide ke dalam Community Knowledge Repository (CKR). JIka diperlukan di dalam CKR ini akan dibuat lagi subspace (semacam folder) untuk Forum Diskusi, Artikel, Research, Journal dsbnya. Siapapun bisa sharing sepuas2nya. Disisi lain CKR ini juga dibuat untuk subject2 tertentu seperti Science, Creativity dsbnya.

Lalu bagaimana kita mencari hasil diskusi, journal atau artikel tertentu dsbnya… padahal setiap hari knowledge akan terus bertambah… nah disinilah perlunya TAXONOMY.. suatu metode untuk mengklasifikasi document yang kita submit..

Setiap member dari CoPs ketika melakukan submit ke dalam CKR perlu untuk menambahkan taxonomy dari METADATA document sehingga memudahkan kembali bagi ember lain untuk melakukan Retrieval. Tentunya harus duduk bareng untuk mendefinisikan Taxonomy yang sesuai. Secara umum taxonomy bisa disusun berdasarkan subject learning, object learning, source learning, type learning, institutional learning dsbnya. Tentunya secara hierarchy bisa di breakdown lagi sesuai dengan kebutuhan.

Satu hal lagi adalah perlunya SME (Subject Matter Expert) yang mengawal “Gold Knowledge”, artinya knowledge yang sudah siap dihidangkan dan digunakan secara instant oleh komunitas, hasil menggali atau menambang dari berbagai knowledge di CKR tadi. Tentunya di setiap komunitas ada dijumpai SME ini, yang tentunya mau berbagi dan menyediakan waktunya serta kepakarannya untuk komunitas.

Dalam jangka panjang Knowldge ini akan terus mengalami added value yang bermanfaat bagi komunitasnya serta ummat manusia secara keseluruhan. Inilah yang dimaksud “AMAL JARIAH” yang pahalanya mengalir terus menerus walaupun kita sudah tiada…

Dengan demikian Knowledge menjadi milik semua, pendidikan juga bisa dinikmati oleh semua. Knowledge for All, Education for All… menjadi kenyataan.

Sumber : Harry Santosa (Milist sekolahrumah@yahoogroups.com)

Kategori:Humaniora, Pendidikan
  1. Belum ada komentar.
  1. Januari 15, 2011 pukul 6:20 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: