Beranda > Islam, Motivasi, Personal > Belajar jadi pemimpin, belajar dari Nabi Musa AS

Belajar jadi pemimpin, belajar dari Nabi Musa AS

Diamanahkan sebagai pemegang kekuasaan eksekutif dari sebuah organisasi bukanlah perkara yang mudah, walaupun tidak bisa juga disebut sebagai perkara yang sulit, boleh di bilang jika di lihat dari sudut pandang saya – berdasarkan pengetahuan, dan informasi yang saya pahami saat ini tentunya – menjadi pimpinan eksekutif itu adalah gampang-gampang susah, setidaknya kata gampangnya jauh lebih banyak,🙂 . Dan disinilah tantangannya, sebuah perencanaan kerja perlu dirumuskan, aturan main perlu disepakati, sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Ada beberapa hal yg “menggantung” dikepala ini, sebuah pertanyaan yang harus segera di cari jawabannya.

1. Apakah saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan benar ?
2. Apakah rekan setim saya percaya bahwa saya mampu menahkodai organisasi ini ?
3. Apa rekan setim saya akan bahagia, berhasil dan sukses dalam kehidupannya, dengan perantara nya -salah satunya- melalui organisasi yang saya pimpin ini?
4. Apakah ini pilihan yang terbaik ?

Ya benar !!! Itulah rasa takut, dan rasa takut adalah manusiawi, karena dengan memiliki rasa takut kita menjadi sadar bahwa kita adalah mahluk yang sangat lemah sehingga butuh pertolongan yang Maha Berani. Takut bukan berarti pengecut, takut bisa berarti waspada, dan pen-serahan diri kepada yang Maha Berani. Seperti kisah Nabi Musa .AS yang membawa kaumnya, memimpin mereka melewati laut merah, waktu itu Nabi Musa AS -yang juga manusia- mengalami rasa takut, namun beliau menyerahkan rasa takutnya itu kepada Illahi Rabbi, Alloh Swt yang Maha Kuat, memohon pertolongan Nya, dan akhirnya laut itu dibukakan. Pertanyaannya kenapa Nabi Musa AS harus mengetukkan tongkatnya dahulu ? padahal Tuhan pasti bisa melakukannya tanpa harus menunggu ketukan tongkat kayu Nabi Musa AS ? inilah yang namanya IKHTIAR, walaupun itu hanya dengan sebuah ketukkan. Sebagai seorang yang diamanahi sebagai pemimpin, saya terus belajar – dan selalu akan belajar – untuk senantiasa berikhtiar seoptimal mungkin, menyempurnakan doa, dan berserah diri kepada Alloh SWT, dan PASTI jalan kemudahan itu akan dibukakan, sebagai mana Alloh SWT bukakan laut merah untuk Nabi Musa AS dan kaumnya.

Ketika tulisan ini saya buat, saya sedang meramu sebuah bisnis plan untuk organisasi yang saya pimpin. PT. Cipta Global Integral, yang akrab di sebut CGI (baca : si gi ai), sebuah perusahan di bidang ICT (Information, Communication & Technology), yang mengkhususkan diri mengembangkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan industri media, advertising, dan marketing. Bisnis plan ini akan menjadi pedoman kami dalam menjalankan roda organisasi 1-2 hingga 5 tahun kedepan. Saya sangat sadar dipundak saya ada tanggung jawab yang besar dalam menjalankan organisasi ini, ada puluhan masa depan yang dipertaruhkan disini, termasuk masa depan saya sendiri. Oleh karena itu berbekal dengan bisnis plan yang sedang saya rampung kan ini, dengan dibantu tim yang solid saya berharap dapat mengemban amanah ini dengan baik. Bismillah, manusia yang merencanakan Alloh Swt yang menentukan, dan Dia adalah sebaik-baiknya penentu keputusan, luruskan niat, sempurnakan doa, dan ikhtiar, tawakkal, Insya Alloh, Amin.

Gunung Putri, Bogor
Selasa, 04 Safar 1431 H / 19 Januari 2010 , 02:55 WIB

Sang fakir, Salman Al Farisy

Kategori:Islam, Motivasi, Personal
  1. Januari 18, 2010 pukul 8:42 pm

    ikut b’doa dhe mas.. pasti bisa.. insya allah..

    • salmanalfarisy
      Januari 18, 2010 pukul 9:29 pm

      Amiiin ^^

  2. April 8, 2010 pukul 12:45 pm

    mantaabbbb man, udah keliatan leadershipmu dari jaman kuliah…bangga niy teteh dah makmur, berlimpah rezeki, sukses ya man

    • salmanalfarisy
      April 26, 2010 pukul 6:24 am

      Terima kasih teh.. semoga ini jalan untuk lebih memperkuatkan dawah Islam. Amiinn

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: