Archive

Posts Tagged ‘social media’

Terancam Twitter, Google Bayar 2 Pegawai Jutaan Dollar

April 21, 2011 2 komentar

KOMPAS.com – Google rela merogoh kocek jutaan dollar AS untuk membayar dua pegawainya agar tidak berpindah pekerjaan ke Twitter. Ini kejadian nyata yang baru beberapa hari ini dilakukan oleh Google, perusahaan search engine terbesar di dunia.

Dua orang pegawai tersebut, Sundar Pichai dan Neal Mohan. Keduanya dihalangi oleh Google untuk bekerja di Twitter dengan memberikan kompensasi sebesar 50 juta dollar AS sampai dengan 100 juta dollar AS. Kabarnya, Twitter mengincar dua pegawai Google tersebut untuk mengisi jabatan manager produk.

Namun, hal ini tidak terwujud karena Google bertindak dengan memberikan pembayaran bagi dua orang tersebut agar tidak menerima pekerjaan tersebut. Hal ini membuat Twitter terpaksa menyewa dua orang manajer produk paruh waktu untuk mengisi posisi tersebut.

Sumber daya manusia di Google memang selama ini banyak diburu perusahaan lain termasuk perusahaan startup yang sedang tumbuh. Salah satu yang cukup berhasil menggaet orang-orang Google adalah Facebook. Beberapa eksekutif tingkat atas Facebook saat ini adalah mantan pegawai Google. Jika terus dibiarkan, Google bisa-bisa digembosi oleh pegawainya sendiri.

Google belakangan memang menggelontorkan kompensasi finansial besarkepada para karyawannya. Pada awal bulan Januari 2011 yang lalu, seluruh pegawai Google yang kini berjumlah 24.000 orang diberikan bonus liburan masing-masing 1.000 dollar AS dan kenaikan gaji 10 persen. Langkah ini kemudian diikuti dengan keluarnya sebuah memo rahasia CEO Google yang baru, Larry Page yang menjanjikan kenakan bonus 25 persen atau penurunan bonus 25 persen bagi pegawai Google tergantung berhasil atau tidaknya proyek mereka di social media.(Kompasiana/Kimi Raikko)

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2011/04/14/14451889/Terancam.Twitter..Google.Bayar.2.Pegawai.Jutaan.Dollar

UberMedia Akan Luncurkan Pesaing Twitter

WASHINGTON, KOMPAS.com – Layanan microblogging Twitter akal punya pesaing baru. Bukan dari pesaing baru, namun malah dari pengembang aplikasi yang selama ini turut membesarkan Twitter yakni UberMedia.

Berita yang dilansir CNN, UberMedia tengah mengembangkan layanan sendiri yang dirancang untuk mengatasi masalah komunikasi yang sering ditemui pengguna Twitter. Misalnya, salah satunya keterbatasan karakter yang kini cuma dibatasi 140 karakter.

Diakui atau tidak, Twitter makin populer dengan hadirnya aplikasi untuk mengaksesnya di sejumlah perangkat mobile. UberMedia merupakan pemilik sejumlah aplikasi populer untuk akses Twitter seperti UberTwitter yang kini berubah menjadi UberSocial. Ruang gerak UberMedia sempat dibatasi Twitter dengan menutup tiga aplikasi pada Februari lalu karena dianggap melanggar aturan main dan pelanggaran merek.

UberMedia terpaksa harus mengubah nama UberTwitter menjadi UberSocial. UberMedia juga harus memenuhi semua aturan yang ditetapkan Twitter seperti melarang pesan lebih dari 140 karakter yang menjadi ciri khas Twitter serta menampilkan pemendek URL dari pengguna memilih akunnya dalam status privat.

Hubungan Twitter dengan para pengembang pihak ketiga juga semakin jauh karena Twitter sendiri mendorong penggunanya untuk menggunakan aplikasi resmi buatannya. Bulan lalu, Twitter juga meminta pengembang aplikasi pihak ketiga untuk membuat cara berbeda dan tidak menampilkan fitur yang sudah ada di Twitter.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2011/04/14/13353097/UberMedia.Akan.Luncurkan.Pesaing.Twitter

Pembuat salingsapa.com berbohong?

Februari 12, 2011 5 komentar

image

Ibnux dari http://www.ibnux.net mengatakan, dia menemukan bahwa pembuat http://www.salingsapa.com telah melakukan pembohongan publik. Karena website jejaring sosial yang dibuat oleh anak usia 14 tahun dan sempat diliput di TVONE tersebut ternyata menggunakan engine dari pihak ketiga, bukan merupakan engine hasil kreasi sendiri. Ibnux menemukan bahwa setelah http://www.salingsapa.com diview source, ternyata menggunakan engine jcow.net, sehingga bukan suatu hal yang aneh jika anak seusia tersebut bisa membuat website seperti itu. “Seharusnya menyebutkan bahwa engine menggunakan jcow.net tapi membuat sendiri plugin tambahan nya. Salut ibnux kalo memang bisa bikin plugin nya” terang Ibnux di blognya.

Ibnux juga mempertanyakan apakah sang pembuat http://www.salingsapa.com, telah memberi lisensi engine Jcow tersebut. Karena terlihat jelas bahwa sang pembuat website telah menghapus identitas “Powered by Jcow” (http://www.jcow.net/license/) pada source scriptnya. “Karena menghapus powered by jcow merupakan pelanggaran. Udah di kasih gratis lalu menghapus pembuat nya. Sadis.” terang Ibnux di blognya.

“Entah yg bohong bapak nya atau anak nya. Kemarin di tvone ibnux lihat yang presentasi bapak nya bukan Si pembuat (anaknya). Terlihat orang¬≤ pinter menonton, lokasi pun di tempat ber gengsi. Kampus ITB. Roy suryo pun sangat bangga sekali. Malu saya, kecil-kecil di ajar berbohong ?. Atau pemerintah yg bodoh? “. Tandas Ibnux melaui blognya di http://www.ibnux.net.

Berita terkait:

http://www.detikinet.com/read/2011/02/11/162259/1569553/398/Menkumham_Janjikan_Paten_Gratis_Bagi_Inovator_Cilik

http://www.detikinet.com/read/2011/02/11/155156/1569526/398/Pakar TI dan Rektor ITB Ikuti Kuliah Umum Bocah Jago TI

Wouw, Siswa SMP RI Ciptakan Jejaring Sosial Seperti Facebook : http://www.tvone.co.id/mobile/read.php?id=48505

 

Sumber :

http://ibnux.net/2011/02/pembuat-salingsapa-com-berbohong.html

Multi entry di era social media

Di era social media, akun Facebook dan Twitter anda ibarat kartu Visa yang bisa anda gunakan belanja di merchant mana pun yang berlogo Visa. Dan dengan akun Facebook atau Twitter yang kita miliki kita dapat menjadi anggota dibanyak portal yang menerapkan sistem keanggotaan, dan berlogo Facebook atau Twitter.